Kamis, 13 Oktober 2016

Berbagai Macam Jenis Kompresor dan Pengertiannya

Saat ini kompresor merupakan salah satu peralatan penting untuk berbagai keperluan terutama dalam bidang industri seperti industri migas dan pembangkit listrik. Secara umum, kompresor dapat dibedakan dalam dua jenis sesuai dengan cara kerjanya dan jenis energi yang diberikan terhadap fluida gas. Untuk lebih jelasnya silahkan Anda baca artikel ini hingga selesai.

Kompresor terdiri dari berbagai jenis sesuai dengan cara kerja dan penggunaanya, hal tersebut dapat dibedakan dari sumber energi yang digunakan dalam proses, merode pendinginan, tahap kompresi dan pelumasan kompresor tersebut. Berikut ini defenisi dari kompresor perpindahan positif dan kompresor putar.

Inilah penjelasannya tentang Berbagai Macam Jenis Kompresor dan Pengertiannya, Secara umum kompresor dibedakan menjadi dua jenis yaitu kompresor dinamis dan kompresor perpindahan positif.

*.* Kompresor perpindahan positif
Kompresor perpindahan positif dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu kompresor piston (reciprocating compressor) dan kompresor putar (rotary).
Kompresor piston/torak (Reciprocating)
    1) Kompresor piston kerja tunggal
Kopresor piston kerja tunggal adalah kompresor yang memanfaatkan perpindahan piston, kompresor jenis ini menggunakan piston yang didorong oleh poros engkol (crankshaft) untuk memampatkan udara/ gas. Udara akan masuk ke silinder kompresi ketika piston bergerak pada posisi awal dan udara akan keluar saat piston/torak bergerak pada posisi akhir/depan.




            2. Kompresor piston kerja ganda
Kompresor piston kerja ganda beroperasi sama persis dengan kerja tunggal, hanya saja yang menjadi perbedaan adalah pada kompresor kerja ganda, silinder kompresi memiliki port inlet dan outlet pada kedua sisinya. Sehingga meningkatkan kinerja kompresor dan menghasilkan udara bertekanan yang lebih tinggi dari pada kerja tunggal.

           3) Kompresor diafragma
Kompresor diafragma adalah jenis klasik dari kompresor piston, dan mempunyai kesamaan dengan kompresor piston, hanya yang membedakan adalah, jika pada kompresor piston menggunakan piston untuk memampatkan udara, pada kompresor diafragma menggunakan membran fleksible atau difragma.
http://trikueni-desain-sistem.blogspot.com/2014/03/Pengertian-Kompresor.html


*.* Kompresor putar (Rotary)
           1) Kompresor screw (Rotary screw compressor)
Kompresor screw merupakan jenis kompresor dengan mekanisme putar perpindahan positif, yang umumnya digunakan untuk mengganti kompresor piston, bila diperlukan udara bertekanan tinggi dengan volume yang lebih besar.
http://trikueni-desain-sistem.blogspot.com/2014/03/Pengertian-Kompresor.html

2) Lobe
3) Vane
4) Liquid Ring
5) Scroll

        2). Kompresor dinamis
Kompresor dinamis dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu kompresor sentrifugal dan kompresor aksial.
     • Kompresor sentrifugal
Kompresor sentrifugal merupakan kompresor yang memanfaatkan gaya sentrifugal yang dihasilkan oleh impeller untuk mempercepat aliran fluida udara (gaya kinetik), yang kemudian diubah menjadi peningkatan potensi tekanan (menjadi gaya tekan) dengan memperlambat aliran melalui diffuser.
Baca juga artikel terkait :


      • Kompresor aksial
Kompresor aksial adalah kompresor yang berputar dinamis yang menggunakan serangkaian kipas airfoil untuk semakin menekan aliran fluida. Aliran udara yang masuk akan mengalir keluar dengan cepat tanpa perlu dilemparkan ke samping seperti yang dilakukan kompresor sentrifugal. Kompresor aksial secara luas digunakan dalam turbin gas/udara seperti mesin jet, mesin kapal kecepatan tinggi, dan pembangkit listrik skala kecil.
http://trikueni-desain-sistem.blogspot.com/2014/03/Pengertian-Kompresor.html

Demikian informasi tentang Berbagai Macam Jenis Kompresor dan Pengertiannya yang dapat saya sampaikan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat yaa dan sebagai inspirasi untuk kita semua ^-^ Sampai jumpa dan jangan lupa bagikan artikel ini melalui tombol sosial media di bawah ini.

Sumber informasi dari Https://Servicekulkassurabaya.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar